Kamis, 16 Mei 2013

0

Puisi

Posted in ,

KECEWA
Mungkin perasaan yang kurasakan saat ini benar-benar sulit untuk diungkapkan, mencoba mengerti namun tak pernah dimengerti, mencoba bertahan namun selalu disakiti, mencoba berubah namun tak dihargai. Semua yang kulakukan selalu salah, di matamu aku hanyalah seorang anak kecil.  Aku hanya wanita biasa, hatiku hanyalah hati biasa yang dapat merasakan pedih dan sakit saat di goreskan luka. Namun untuk apa aku berkeluh kesah? untuk apa aku mencoba tegar sedangkan hatiku begitu sakit menahan gejolak yang tak dapat kuungkapkan.

Aku kecewa dengan sikapmu. Kau biLang Kau Sayang padaQ, Kau biLang Kau Rindu padaQ & ingin Bertemu denganQ. Tapi apa... ???

Semua itu hanya BuaLan, omong kosongmu saja, semua janji kau pungkiri. Aku memang tak sempurna, tak seperti yang Kau inginkan. Inilah diriku, aku tidak mungkin menjadi orang lain, aku tetaplah aku. Aku takut kehilangan kamu, tapi aku juga gx mungkin terus-terusan bertahan bila kamu terus seperti itu, aku ini manusia yang punya hati, punya perasaan dan punya impian. Kenapa sifatmu itu gx pernah berubah ??? harus dengan cara apa Lagi supaya kamu itu berubah, aku sudah LeLah dengan ini semua.  Dimana kau punya hati...???

Kamu itu egois, gx punya hati & gx punya perasaan. Semua yang terjadi seLaLu saja aku yang saLah & kamu seLaLu benar. Aku tahu, itu memang yang terbaik buatQ, tapi aLangkah egois_y kamu... Kamu minta aku disini buat fokus sama kuLiah & beLajarQ gx boLeh pacaran. Sedangkan kamu disana punya pacar. Dimana Letak hatiMu...???

Kamu biLang dia Cuma buat hiburanMu saja, gx mungkin akan serius. 
 

Tak dapat ku tahan lebih lama lagi, aku tak mampu, seakan aku ingin pingsan saja sehingga aku tak menjatuhkan air mataku, namun aku tak bisa, aku hanya terdiam terpaku dan meneteskan air mata saat melihat fotomu bersamanya. Aku mencoba tegar namun kenyataannya aku tak bisa, mencoba untuk menahan air mata ini agar tidak jatuh di depan sahabat-sahabatku, tapi aku tak kuasa air mataku jatuh dengan sendirinya.

Air mata dan musik menjadi sahabat setia yang selalu menemani dan membuat semuanya menjadi jauh lebih baik untuk diriku dan hatiku.

Saat ini tak ada satupun kata-kata yang bisa kuucapkan, walaupun raga ini terus berkecamuk namun apa dayaku jika semua sudah seperti ini. Kata maaf terus keluar dari mulut ini, memohon supaya hubungan ini dapat kembali lagi seperti dulu, dimana kita masih bisa tertawa bersama, dan aku masih bisa mendengar suara indahMu.
Air mataku terus mengalir,  semakin lemah, terkadang aku ingin berteriak dan menjelaskan apa yang sejujurnya ingin kukatakan, tapi aku tak didengar. Aku sudah berusaha untuk menjadi yang terbaik di matamu, aku hanya ingin hubungan ini jadi jauh lebih baik lagi tapi semua usahaku selama ini sia-sia.
Untuk saat ini mungkin aku butuh istirahat dan menenagkan pikiranku. Aku berharap dan sangat berharap kamu dapat . Meski ku tahu itu sangat menyakitkan untukmu.
Maafin semua sikapku yang masih seperti anak kecil, selalu egois, pesimis, suka marah, selalu berfikir negatif dan berlebihan. Aku sayang kamu lebih dari yang kamu tahu, meskipun kamu tak peduli dan tak menghargai aku lagi. Dan sampai kapanpun aku akan tetap seperti itu. Tak peduli seberapa besar kamu telah menyakitiku.

0 komentar: